Beauty & HealthBlog

MASIH MINUM SUSU??

“Masih minum Susu?,” dia geleng-geleng kepala
“Ia.. kenapa?,” aku tertawa

Percakapan model begini sering terjadi. Pernahkan dalam suatu workshop atau seminar di hotel berbintang, anda mengambil secangkir susu pada saat coffee break? bukan Teh atau Kopi yang menjadi pilihan. Bisa ditebak, kemudian rekan anda melontarkan kalimat seperti diatas. Ya.. itulah yang sering terjadi padaku. Untuk Coffee Break pagi, aku akan mengambil secangkir susu hangat, pada Coffee Break Sore, biasanya secangkir Coffee Cream atau Capucinno, bukan Black Coffee. Minum susu sudah menjadi kebiasaan sejak kecil. 
 
Pada masa aku kecil dulu, susu adalah perkara wajib. Mama selalu membuatkan susu untuk kami semua, keenam anaknya. Aku ingat kaleng susu KLIM yang terbesar selalu ada di lemari. Bukan bermaksud iklan ya.. tapi karena susu model ini sudah langka, aku ingin kasih tahu ke anda semua haha.., padahal susu Full Cream terenak menurutku.
 
       
Lowfat Chocolate Milk  
Hingga kini di usia sudah lewat sedikit dari empat puluh tahun, kebiasaan minum susu tidak pernah kuhentikan. Walaupun aku  mengganti Susu Full Cream dengan Lowfat Chocolate Milk yang sekarang menjadi favoritku. Namanya kebiasaan ya menjadi biasa kan. Tidak ada hal yang mengharuskan aku menghentikan. Menurutku susu mengandung banyak nutrisi dan vitamin yang bermanfaat. Enaakkk pulaa… 😉
 
Suatu ketika, seorang sahabat yang kebetulan melakukan perjalanan bersama, protes (lagi dan lagi, karena bukan yang pertama nih dia protes) melihat aku nyetok susu tetra pack di minibar kamar hotel tempat kami menginap. Dia memang tidak suka susu. Kalau di resto pesan Jus, selalu bilang ke waitress, “Jangan di kasih susu ya” padahal ibunya menderita osteoporosis. Kalau dalihnya ‘Diet’ sepertinya tubuh kami sama-sama subur, bahkan mungkin dia lebih gemuk. Ya.. namanya emak-emak, nggak minum susu juga tetap melar kan.
 
Pagi ini, sarapanku masih ditemani segelas susu kesukaanku. Tiada hari tanpa susu. Bahkan kalau sedang bekerja full di meja kerja di rumah , tidak ada jadwal  ngecek dan menyambangi kantorku di Jakarta. Aku bisa menghabiskan tiga gelas, pagi, siang dan malam. Susu telah menjadi bagian dari hidupku dan anak-anakku. Adakah emak-emak lain sepertiku yang masih hobi minum susu?

Tags

Related Articles

19 Comments

  1. asal sis tahu aja, susu itu lebih banyak dampak negativenya daripada dampak baiknya. dan susu yang paling baik u/ manusia adalah ASI, itupun hanya untuk bayi.

  2. Lisa Gopar says:

    Iya mbak, memang faktor kebiasaan juga. Kalau ortu kita bukan penggemar susu ya ngga jadi masalah juga kan hehe… 🙂 nutrisi dan vitamin bisa di dapat dari bahan makanan yg lain. Semua tergantung pilihan dan selera 🙂

  3. Lisa Gopar says:

    Oya.. sama dong.. mbak Lisna, Mungkin itu untuk yang mempunyai masalah pencernaan ya mbak. Yang lambungnya sensitif. Karena sifat susu. Lebih gampang dicerna itu yoghurt karena protein-nya sudah terpecah..

    Tp memang biasanya susu diminum sebegai pelengkap sarapan, jadi setelah makan.

  4. Istimroor says:

    Susu murni juga nikmat lo, di GS (Gerobak Susu ) Jogja,,, tapi bukanya malam hari,,,, tapi saya lebih sering ngopi dari pada susu, n kadang ngopi susu juga enak,,,,
    yang jelas semua jangan berlebihan kan ya,,,,

  5. Haya Aliya Zaki says:

    Aku penggemar susu! Aku penggemar susu bangeeet! Dari kecil kami semua dibiasakan minum susu oleh Mama. Aku hamil doyan susu, anak-anak juga kubiasakan minum susu. Semuanya sehat, alhamdulillah. Susu nikmate pol. (y)

  6. lies hadie says:

    aku malah gak doyan mbak…hehehe…pantesan kurus yaa ?

  7. Lisa Gopar says:

    woww.. sama doong.. aku jg doyan susu cokelat *Toss!

  8. Lisa Gopar says:

    wah, kalo lagi ke jogja kudu di cobain tuh GS (Gerobak Susu) bukan GS merk Accu mobil kan mbak hihihi…

  9. Santi Dewi says:

    Saya malah ga suka susu mba, tapi anak2 saya wajib minum susu 🙂

  10. Lisa Gopar says:

    Oya..hehe… anak-anak dalam masa pertumbuhan ya jadi kudu wajib minum susu

  11. Saya dari kecil jarang minum susu mba, tapi nggak alergi juga sih.. 🙂

  12. Susu,,, aku juga suka susu hehehe, susunya enak ya mbak apalagi + biskuitx , tp katax susu gk boleh d minum dlu sebelum perut terisi makanan mbak hehe sekedar memberi tau sj yg sy dengar2. ..

  13. ohyaa.. bung Red, bisa di terangkan dampak negatif dan positifnya?
    Memang bayi wajib dapat ASI eksklusif. setelah 2 thn baru minum susu tambahan. Kalau mau.

  14. Aku suka banget, apalagi susu cokeletat dingin, susu putih saja nikmatnya minta ampyun.

  15. Hehe.. kayaknya ngga masalah kurus gemuk sama susu makLies.
    Kakakku jg ada yg kurus tp doyan susu jg haha…

  16. Wow samaa bangeett..
    Anakku sudah SMP masih doyan jg, sampai harus dibatasi minum susunya.
    Alhamdulillah ya mak semua sehat.

  17. Fenny Ferawati says:

    Gak terlalu suka susu tapi juga ga addicted dengan susu 😀 Enjoy aja mbak

  18. hehe, aku lebih milih buat minum susu mbak daripada harus makan keju 😀

    ga tau kenapa dari dulu ga suka sama keju 😀

  19. A E P R =forever says:

    Comment Text*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker