PostsTechnology

Indonesia VS Korea Selatan

INDONESIA

Jakarta Skyline Part 2.jpg
Jakarta Skyline Part 2” by yohanes budiyanto – http://www.flickr.com/photos/joe-joe/2303992129/. Licensed under CC BY 2.0 via Commons.

KOREA

Seoul
Seoul at night” by travel orientedFlickr. Licensed under CC BY-SA 2.0 via Commons.

 

Membedakan Indonesia VS Korea Selatan tentu ibarat bumi dan langit. Eh.. nggak selebay itu sih. Tapi demam Drakor atau drama korea yang melanda sebagian teman-teman membuatku berpikir, apa sih yang menjadi perbedaan negara kita ini dengan Korea terutama Korea bagian selatan. Yang pasti kenyataannya Indonesia adalah negara berkembang sementara Korea Selatan sudah menjadi negara maju sekarang. Hal ini tentu dilatar belakangi oleh perbedaan sejarah dan kebudayaan di kedua negara ini dan utamanya adalah perkembangan teknologinya.

Sejarah dan kebudayaan keduanya yang menjadikan Indonesia berbeda dengan Korea Selatan. Ada 3 hal yang paling mencolok yang dapat kita lihat yang membuat betapa jauhnya perbedaan Indonesia dengan Korea Selatan.

Budaya

Wajar saja jika Korea Selatan saat ini sudah menjadi negara maju karena mereka dididik sedari kecil untuk bekerja keras, melakukan segala sesuatu dengan cepat dan gesit. Sejak kecil mereka juga sudah dibiasakan untuk memiliki target hingga bisa dibilang ambisius untuk mencapai target tersebut. Bagi mereka segala sesuatu harus diupayakan dengan baik dan sunguh-sungguh agar tidak ada kata-kata gagal dalam hidup mereka.

Sementara di Indonesia masih banyak orang yang lebih memilih untuk berada dalam kondisi ‘aman’ dari pada berusaha keras untuk mewujudkan apa yang mereka inginkan. Masih banyak orang yang lebih memilih untuk melakukan segala sesuatu secara santai. Bahkan tak segan lebih memilih mundur karena takut gagal dibandingkan dengan berusaha keras untuk memperjuangkan apa yang menjadi cita-citanya.

Pendidikan

Dari segi pendidikan Indonesia Vs Korea Selatan tidak jauh berbeda. Kurikulum di Korea Selatan dipadatkan atau dengan kata lain prosesnya dipercepat. Itulah sebabnya para pelajar atau bahkan mahasiswa di Korea Selatan mempelajari lebih banyak materi dalam kurun waktu yang sama dibandingkan di Indonesia dalam setiap semesternya. Mereka dituntut untuk cepat menguasai suatu bahasan agar bisa berlanjut pada materi selanjutnya.

Selain itu yang membuat perbedaan lainnya di bidang pendidikan yaitu metode pengajarannya. Materi pelajaran yang didapat baik di sekolah maupun di bangku perkuliahan kebanyakan menggunakan metode aplikatif. Dengan begitu pelajar atau mahasiswa terjun langsung dan mengaplikasikan apa yang didapatkannya di bangku sekolah atau perkuliahan. Sementara di Indonesia justru sebaliknya. Pendidikan lebih banyak dititik beratkan pada penguasaan literatur bukan aplikasinya sehingga lebih pandai berteori dibandingkan dengan mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat dalam kehidupan nyata.

Agama

Agama juga menjadi salah satu yang dapat kita bandingkan antara Indonesia Vs Korea Selatan. Perbadaan pandangan mengenai kedudukan agama ini terlihat sedikit mengherankan. Di negara Indonesia mayoritas penduduknya beragama. Bahkan sedari kecil anak-anak sudah diperkenalkan pada agama. Anak-anak pada sebuah keluarga cenderung menganut agama yang sama dengan orang tuanya. Seperti sebuah agama warisan yang diturunkan. Itulah sebabnya jika orang tuanya beragama Islam maka secara otomatis anaknya juga demikian. Ini berlaku untuk semua agama yang diakui di Indonesia.

Di Korea Selatan agama justru baru dianut ketika mereka sudah dewasa dan itupun bergantung pada pilihan mereka sendiri termasuk pencarian agama mana yang akan mereka anut. Itulah sebabnya di Korea Selatan mayoritas penduduknya tidak beragama atau atheis. Mereka lebih mengutamakan unsur material dibandingkan spiritual. Hal ini pula yang menyebabkan betapa patuhnya mereka kepada para pimpinanan atau bahkan aturan yang dibuat oleh pemerintah atau negara.

Alhasil walaupun kebanyakan mereka tidak beragama, kejahatan dan berbagai tindakan yang merugikan orang lain justru nyaris tidak ada yang berani melakukan. Mereka lebih takut pada aturan pemerintah dibandingkan aturan Tuhan. Sementara di Indonesia kejahatan dan berbagai tindakan amoran terjadi di mana-mana setiap hari. Jangankan pada pemerintah, pada Tuhan saja ternyata tidak takut.

Teknologi

Perkembangan teknologi di Korea berkembang pesat. Pada saat ini, teknologi dari Korea mampu menyaingi teknologi Jepang saudara serumpun mereka. Jepang selama beberapa masa termasuk salah satu negara dangan kemajuan ilmu pengetahuan di bidang sains dan teknologi. Sedangkan Indonesia masih melangkah dengan berat ke arah kemajuan teknologi.

Produk-produk elektronik buatan Jepang sudah diakui kualitas dan keunggulannya oleh dunia. Beberapa tahun terakhir, Korea mulai menciptakan produk-produk saingan yang tak kalah mutunya. Seperti produk otomotif dan smartphone. Sebut saja Hyundai, Samsung, LG dan banyak lagi bendera perusahaan Korea berkibar di kelas Internasional.

Kemajuan dan penerapan aplikasi teknologi Indonesia sering terbentur oleh regulasi pemerintah. Sebenarnya anak-anak bangsa Indonesia banyak sekali yang pintar. Tetapi sarana dan prasarana yang terserdia juga belum menunjang mereka untuk berkarya dengan maksimal.

Itulah beberapa perbandingan yang mencolok dan patut kita cermati antara kedua negara ini Indonesia VS Korea Selatan. Sebuah negara yang para pemuda pemudinya banyak dijadikan idola di kalangan remaja Indonesia saat ini. Semoga mereka hanya mencontoh budaya-budaya unggul yang dimiliki negara tempat kelahiran para idolanya. Dengan demikian tidak hanya penampilan yang Ke-Korea-Korea an tapi juga budaya kerja kerasnya, gesit, dan berbagai hal positif yang dimiliki Korea Selatan yang juga dijadikan budaya mereka.

Dengan begitu Indonesia secara perlahan mulai mengubah negara ini menjadi bertambah maju. Walaupun perlahan tapi terus mengalami perbaikan dari satu masa ke masa secara pasti. Menjadi Bangsa yang tetap mempertahankan adat istiadat bangsa namun juga selalu berkeinginan untuk lebih maju dibandingkan sebelumnya dalam segala hal. Terutama berbagai kebaikan dan sikap positif yang mendukung pembangunan negeri ini menjadi Indonesia yang lebih baik lagi. Hingga Indonesia VS Korea Selatan menjadi lebih unggul Indonesia dalam berbagai bidang. Semoga…


Tags

Related Articles

6 Comments

  1. Semoga Indonesia bisa mencontoh hal-hal baik dari Negara Korea.

    Tulisan yg bagus, Mbak. Tidak membosankan sama sekali. 🙂

  2. waktu saya kecil, korea selatan itu identik dengan negara copy paste (dari jepang) seperti produk elektronik dan kendaraan
    tapi sekarang mereka bisa menyaingi jepang (terutama elektronik dan gadget)
    mungkin karena etos kerjanya beda

    sama kayak malaysia yang dulu belajar dari kita eh sekarang lebih maju…

    1. Yaitu mas Huda.., ATM berlaku juga ya Amati Tiru Modifikasi, dan akan terbuka peluang menjadi lebih maju malah.

    2. mirip China ya (Negara KW) tapi gapapa lah yg penting kan bisa bikin dulu hehe. Sebenarnya Indonesia itu bisa jadi negara maju lho. Ingat IPTN kan (sekarang PT DI (Dirgantara Indonesia),red). Sayang gara2 Krismon yg dibuat IMF lewat George Soros Indonesia “terpaksa” harus mempailitkan IPTN. Dan Impian untuk membuat “Boeing737” versi Indonesia sirna. Dibidang aplikasi teknologi terapan, Indonesia jg banyak yg pintar bahkan untuk salahsatu teknologi radar hak patennya milik orang Indonesia. Di Jepang, Prof. Yosepat dijadikan ilmuwan di Chiba University (klo ga salah) yang melakukan penelitian2 utk universitasnya. Sayang kan, orangnya dr Indonesia tp ilmunya utk negara lain dan saat sudah jd teknologinya malah kita yang “impor” pdhl yg bikin orang kita sendiri. Selain PT DI, ada juga PT. Pindad, PT. PAL, PT. LEN, PT. Lundin dll Perusahaan di Indonesia yang menggunakan teknologi high-tech tidak kalah dengan luar negeri bhkn sudah ada produknya yg diekspor. Ohiya tambahan lagi Mas dan Mba, Korea itu sangat Nasionalis sekali. Mereka lbh mencintai produk negerinya sendiri dibanding produk luar apapun kualitasnya, mau jelek atau baik. Ibarat kata yang penting produk korea laku dipasaran, duit/untungnya bisa digunakan untuk riset agar kedepan produknya bisa lebih baik lg. Orang Korea jg membeli produknya sndiri, itung2 sekalian mempromosikan. Kalo bkn mereka (warganya sendiri) siapa lagi yang mau mempromosikan negaranya ke orang asing. DIsini (Indonesia) mah kebalikan, lebih suka produk luar/asing padahal blm tentu kualitas lokal kalah sama produk luar. Akibatnya bnyk produk lokal yg “mati” atau “mati-suri”tetap jalan tp tidak untung (untungpun tidak pasti). Akhirnya perusahaan bangkrut, pengangguran merajalela, Indonesia dibanjiri produk asing. Yang rugi siapa? Pemerintah dan tentunya rakyat Indonesia sendiri. Makanya mulai sekarang. mau jelek/bagus utamakan produk lokal biar mereka tetap bisa berproduksi, untuk perbaikan kedepannya. Biar rakyat Indonesia jg punya lapangan pekerjaan. Biar pemerintah dapat pemasukan dr pajak, baik pajak perusahaan maupun pajak penghasilan warganya. Itu satu hal mencolok yg membedakan kenapa Korea Selatan bisa “mengalahkan” Indonesia yang jauh lebih besar drpd Korea yg cuma sebesar “Pulau Jawa”.

      1. wah terima kasih responnya yg panjang dan detail. Memang kadang sedih melihat kondisi negara kita ini, tapi inilah kenyataam. Banyak orang Indonesia yang tidak bangga dengan hasil karyanya sendiri bahkan harga dirinya juga dirasa dibawah bangsa asing. Tq mas sudah mampir disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker