Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Berhemat Naik Shuttle Bus Big Bird

Jembatan Ampera Palembang

Duh, emak rempong harus bepergian sendirian lagi nih. Biasanya kalau mendadak pergi ke luar kota, ada staf kantor yang antar ke bandara. Secara belum punya sopir pribadi lagi. Kalau diluar jam kerja, pak suami yang antar. Dan kali ini tidak ada yang available, *duh nangis bombay lebay haha… . Saran seorang teman, aq bisa naik Shuttle Bus Big Bird.

Mendadak Palembang

Berawal dari seorang family yang nelpon kasih tahu kondisi rumah di Palembang. Ternyata rumah di sana butuh perbaikan, karena ada beberapa bagian rumah yang sudah rusak. Ya maklumlah, rumah ini tidak ditempati. Aq harus melakukan pengecekan apa saja yang rusak dan estimasi biaya renovasi. Selanjutnya bisa dibantu sama my family disana.

Setelah kakek dan nenek meninggal rumah ini kosong. Hanya dititipkan ke family yang rumahnya tidak jauh dari situ. Tadinya dengan tanah yang cukup luas, aq berniat menjadikan rumah ini penginapan. Beberapa teman arsitek dan teknik sipil sudah tertarik membantu. Kami akan buat konsep penginapan tradisional. Tapi ide ini masih belum terlaksana karena kesibukan masing-masing.

Kota Palembang sekarang ini sudah menjadi destinasi wisata yang diminati. Suasana kota kelahiranku saat ini memang jauh lebih ramai, lebih maju dari 10-20 tahun lalu. Bahkan MRT di sana juga sudah beroperasi. Turis lokal maupun mancanegara banyak yang memilih kota tempat penyelenggaraan ASIAN GAMES ini untuk liburan. Sebenarnya dulu lebih terkenal dengan kota pempek atau orang banyak yang menyebutnya bumi Sriwijaya.

Ada landmark yang menjadi ikon kota ini, yaitu Jembatan Ampera. Kata Ampera sendiri adalah singkatan dari Amanat Penderitaan Rakyat. Dulu jembatan ini akan naik apabila ada kapal besar melintas. Seiring waktu, sudah jarang difungsikan lagi.

Atur Jadwal

Agak kusut juga pikiranku mengatur kapan bisa berangkat. Ini masih bulan Ramadhan. Anakku belum libur, malah sedang jadwal UAS. Dengan yang lain juga masih bentrok sana sini. Dengan agak terpaksa aq harus pergi sendirian nih.

Apakah aq bisa berangkat sebelum H-7 Lebaran atau sesudahnya H+7 ya??. Karena rentang waktu itu adalah arus mudik dan kemungkinan tidak dapat tiket. Kalau dapatpun biasanya mahal. Lebih cepat berangkat lebih baik sih supaya aq bisa merencanakan liburan keluarga pasca idul fitri nanti. Toh aq hanya butuh waktu 1-2 hari di sana.

Perkiraan hari raya Lebaran jatuh pada tanggal 5-6 Juni. So… aq bisa berangkat secepatnya sampai maksimal tanggal 29 Mei deh. Hm… sepertinya week end ini adalah waktu yang paling tepat.

Okey mak… berangkat 25 Mei dan pulang 26 Mei, fix! Haii pempek kapal selam .. aku datang.

Bandara Sultan Mahmud Badaruddin - International Airport Palembang
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin – International Airport Palembang

Cari Tiket Murah

Berburu tiketlah diriku ini. Seperti biasa cari pembanding beberapa maskapai penerbangan yang available di Traveloka. Nggak pake lama dapat yang paling oke harganya, Citilink untuk jadwal keberangkatan pagi subuh. Dari Cengkareng ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin. International Airport di Palembang.

Aq pesan tiket pesawat sekalian cari transportasi untuk ke bandara. Terakhir jemput anakku di Terminal 3, duh muter-muter sana sini baru deh sampai ke parkiran. Itupun juga naik ke gedung parkir.

Memang Terminal 3 sekarang sudah lain banget sejak berubah jadi Ultimate. Aq masih suka bingung sendiri. Kalo bawa mobil sendiri yang ada nyasar kali.. begitulah akutuh.

Kali ini siy cuma ke Terminal 2 karena penerbangan domestik. Cuma tetep aja setelah menimbang sana sini, bawa mobil nginep di parkiran mahal pun resikonya aq terdampar jauh dari gate keberangkatan. Pesan taksi online kok lumayan mehong juga ya.. *emak mau ngirit buat beli nastar lebaran ha..

Jadi inget info beberapa teman yang pernah naik shuttle bus ke airport Cengkareng. Pikir punya pikir, mumpung gak banyak bawaan dan gak bawa anak kecil, gak ada salahnya mencoba naik shuttle bus.

Berhemat Naik Shuttle Bus Big Bird

Ternyata cek dan ricek, di traveloka juga ada untuk pemesanan shuttle bus. Di tab menu Transport kiri atas, ada berbagai pilihan transportasi yang bisa kita pakai.

Karena temanku mereferensikan Big Bird, aq coba cari dan.. yup emang ada. Ahsiyaapp..aku booking tiket and shuttle bus sekalian. Yang pasti, kalau naik shuttle bus gini, kita turun langsung di depan gate keberangkatan. Nggak pake muter-muter nyari parkir plus resiko nyasar.

Teringat naik big bird belasan tahun lalu, saat family gathering kantor ke Anyer. Anak pertamaku masih kecil masih balita. Bus ini memang paling nyaman dikelasnya. Bahkan sudah ada dari jaman aq masih sekolah. Reputasinya untuk kenyamanan dan keamanan nggak diragukan lagi, makanya jadi langganan kantor untuk acara-acara outing.

Big Bird Shuttle Bus Bandara Soekarno Hatta
Shuttle Bus Big Bird – Bandara Soekarno Hatta

Lebih jauh tentang bus big bird ini, fasilitasnya apa aja kayaknya aq nggak perlu panjang lebar jelasin di sini ya. Yang paling dicari pastilah colokan buat ngecas hape sama wi-fi kan.. ngaku aja deh. Sudah pada tahu juga kan bus biru ini wujudnya kayak apa. Atau kalo masih kepo ya kamu bisa langsung cari tau ke situsnya ya mak., lewat desktop atau lewat aplikasi juga gampang banget. Kalo belum install ya install dulu dari android atau ios. Detail-detailnya kalau mau booking mak, bisa cek info no telp big bird dimari.

Bisa dilihat mak jadwal dan point keberangkatan dari mana aja, yang paling deket ke rumah di mana. Kalau aq pakai Route 3, dari Blok M. Titik terdekatnya ya di FX Sudirman, ini yang paling dekat dari rumahku. Jangan khawatir, banyak banget kok pilihan jadwal berangkatnya. Sekitar 15 kali sehari. dari subuh sampe malam ada. Menyesuaikan dengan jadwal penerbangan di Bandara Soekarno Hatta.

Ssst.. ternyata harganya murce beud loh.. cuma 39ribu dari FX sampe Bandara. Asli emak rempong gak rempong lagi, seneng banget bisa dapet harga segitu, bisa berhemat naik shuttle bus big bird yang nyaman. Go to Palembang. Miss my hometown and my childhood there. Yiukkss… pempek, tekwan, model, celimpungan dan kawan-kawannya , tunggu aq yah.

Add a Comment