Sejarah Indonesia Sebelum Mengenal Tulisan: Zaman Batu

Sejarah Indonesia sebelum mengenal tulisan kita kenal juga dengan sebutan zaman prasejarah. Banyak orang yang menyebutnya juga dengan zaman purba. Sebutan yang sama untuk manusia-manusia yang hidup pada zaman tersebut. Awal mula peradaban manusia dimulai dengan banyak keterbatasan hingga semakin hari semakin sempurna dan terus tambah sempurna.

Namun tentunya karena pada zaman tersebut belum mengenal tulisan maka sejarahnya tentu kita dapatkan berdasarkan penemuan-penemuan yang berupa artefak-artefak yang tertimbun di dalam berbagai lapisan tanah. Bisa berupa perkakas untuk mengolah makanan, untuk berburu, dll sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan manusia purba dulu.

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa tahap perkembangan Indonesia di zaman prasejarah atau sejarah Indonesia sebelum mengenal tulisan itu sendiri Kali ini akan kita bahas mengenai Zaman Batu yang merupakan sejarah Indonesia sebelum pengenalan tulisan tahap awal. Zaman ini dibagi lagi menjadi beberapa periode yaitu sebagai berikut:

Sejarah Indonesia Sebelum Mengenal Tulisan di Zaman Batu Tua

Zaman ini disebut juga dengan zaman Palaeolithikum. Untuk mengetahui bagaimana kehidupan manusia pada zaman ini kita dapat melihat kebudayaan pacitan dan kebudayaan Ngandong. Dua kebudayaan yang memiliki perbedaan dari alat-alat yang digunakan untuk membantu mereka dalam mempertahankan hidup. Benarkah Atlantis yang Hilang Ternyata Indonesia?

Pada kebudayaan pacitan ditemukan peralatan yang berhubungan dengan berbagai jenis kapak. Mulai dari kapak genggam, kapak perimbas, dan kapak penetak. Sementara pada kebudayaan Ngandong yang ditemukan adalah berbagai perkakas yang berhubungan dengan flakes dan berbagai peralatan yang terbuat dari tulang.

photograph
Bifaz de Atapuerca (TG10)” by José-Manuel Benito Álvarez (España) —> Locutus BorgOwn work. Licensed under Public Domain via Commons.

Dari dua kebudayaan tersebut kita dapat menyimpulkan ciri kehidupan mereka yang hidup pada zaman ini adalah sebagai berikut:

  • Melihat berbagai jenis kapak genggam yang bentuknya tidak beraturan dan tekstur yang kasar maka kita bisa mengetahui bahwa mereka belum memiliki rasa estetika.
  • Karena pada zaman ini belum ditemukan alat yang dapat digunakan untuk menggemburkan tanah maka dapat dipastikan bahwa pada zaman ini mereka belum mengenal bercocok tanam.
  • Tulang-tulang yang ditemukan sebagai perkakas menandakan bahwa pada zaman ini mereka bertahan hidup dengan cara yang sangat tradisional yaitu berburu dan makan buah-buahan serta berbagai jenis umbi. Itulah sebabnya mereka selalu berpindah ke tempat yang lain ketika persediaan makanan mereka sudah mulai habis atau dkenal dengan istilah nomaden
  • Mereka juga hidup di sekitar sumber air. Alasannya karena sumber air adalah area aman yang sudah pasti tersedia banyak hewan dan juga tumbuh-tumbuhan untuk menjadi makanan mereka.
  • Masa perburuan yang berbahaya membuat mereka hidup berkelompok. Mereka juga menemukan api yang bisa mejadi alat untu perlindungan mereka selain untuk mengolah bahan makanan yang akan mereka makan.

 

BBC-artefacts.jpg
BBC-artefacts” by Chenshilwood at English Wikipedia. Licensed under CC BY 2.5 via Commons.

Sejarah Indonesia Sebelum Mengenal Tulisan di Zaman Batu Tengah

Zaman ini dikenal juga dengan zaman Mesolithikum. Pada zaman ini perburuan dan pengumpulan makanan sudah dilakukan dengan cara yang lebih baik lagi. Hal ini dapat kita lihat dari kebudayaan Kjokkenmoddinger yang berarti “sampah dapur” dan Abris Sous Roche yang berarti “gua-gua” yang menjadi tempat tinggal mereka.

Berdasarkan artefak-artefak yang ditemukan pada sepenggal perode zaman sejarah Indonesia sebelum mengenal tulisan ini maka kita dapat melihat ciri kehidupan mereka sebagai berikut:

  • Dari Kapak Sumatera yang ditemukan dengan bentuk lebih beraturan dan halus pada kapak genggam maka dapat dipastikan pada zaman ini mereka sudah mengenal estetika.
  • Dari gundukan sampah dapur mereka yang tinggi menjadi petunjuk bahwa mereka sudah hidup menetap walaupun sifatnya sementara namun dalam kurun waktu yang cukup lama.
  • Berbagai peralatan yang dtemukan di gua-gua menandakan bahwa gua-gua ini dijadikan tempat menetap mereka yang hidup pada zaman ini.

 

Sejarah Indonesia Sebelum Mengenal Tulisan di Zaman Batu Muda

Zaman ini dikenal pula dengan Zaman Neolithikum. Pada zaman ini kehidupan mereka sudah mulai menyebar hingga berbagai artefak sudah ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Mulai dari Kapak persegi berleher yang ditemukan di Minahasa, perhiasan berbentuk kalung dan batu indah yang ditemukan di Jawa, Periuk Belaga yang ditemukan tidak hanya di Jawa tapi juga di Sumatera dan Sunda.

Néolithique 0001.jpg
Néolithique 0001“. Licensed under CC BY-SA 2.5 via Commons.

Dari peralatan yang digunakan oleh manusia pendukung zaman ini yaitu Austronesia dan Austro-Asia maka kita dapat menemukan ciri kebudayaan mereka:

  • Dari penyebaran berbagai artefak pada zaman ini maka dapat dipastikan bahwa mereka tidak lagi bergantung sepenuhnya pada tempat mereka tinggal. Mereka sudah tinggal menetap berkelompok di berbagai area di wilayah Indonesia.
  • Ditemukannya perkakas untuk bercocok tanam menandakan bahwa mereka sudah mengenal cocok tanam dan hidup dari hasi bercocok tanam untuk sumber makanan mereka selain hasil berburu.
  • Dari hasil ciptaan mereka baik berupa benda-benda yang merupakan peralatan kerja, memasak hingga pakaian yang mereka buat menandakan bahwa mereka juga sudah mengenal rasa estetika. Tidak hanya fungsi yang mereka utamakan tapi juga keindahannya.
  • Wujud rasa estetika yang mereka tunjukan terlihat jelas pada berbagai perhiasan yang ditemukan. Benda-benda yang dibuat tanpa fungsi pertahanan hidup melainkan untuk mempercantik diri.

Begitulah sejarah Indonesia sebelum mengenal tulisan di periode Zaman Batu. Zaman permulaan kehidupan peradaban di Indonesia yang merupakan cikal bakal manusia Indonesia pada saat ini. Tanpa tulisan, hingga kita hanya bisa memprediksi bagaimana kehidupan mereka pada zaman tersebut dari berbagai temuan para arkeolog.***

Sejarah Indonesia sebelum mengenal tulisan

3 Comments

Add a Comment