Samsung Experience Store, Shopping with technology

Berkejaran dengan Teknologi

Masihkah kita berkejar-kejaran dengan teknologi? Hmm.. saya sering terpikir seperti itu. Sebagai generasi yang besar di tahun ‘80-’90, saya harus mengejar kemajuan teknologi yang berkembang begitu cepat. Apalagi kita wanita, yang di jaman ibu Kartini dulu, belajar saja tidak boleh alias dilarang. Sekarang pasti ibu kita Kartini tersenyum, bagaimana wanita Indonesia sudah bebas belajar dan mengejar ilmu, canggih dalam mengadaptasi teknologi. Hampir semua wanita bekerja punya ponsel pintar.

Saya mungkin termasuk beruntung karena pernah bekerja di bidang telekomunikasi, berkecimpung di dunia seluler mulai dari AMPS sampai GSM yang sekarang sudah memasuki dunia 4G (LTE), dan saya selalu update tentang perkembangan teknologi. Sehingga bisa membimbing dan mengawasi anak-anak dalam mengikuti perkembangan jaman ini.

Dengan begitu pun, kadang sebagai orang tua saya sering kebalap sama anak lho. Mungkin karena kemampuan berpikir sudah mulai sedikit berkurang. Contohnya, saya ajarkan anak saya desain grafis, 2-3 minggu kemudian juga jadi jagoan mereka penguasaan tools-nya dalam mendesain… haha.. .

Teknologi smartphone baru berkembang di akhir tahun 90-an. Kejar-kejaran antara teknologi dan kemampuan adaptasi sebagian besar masyarakat masih terjadi. Bukan hanya di Indonesia, beberapa sahabat saya yang berasal dari luar negeri juga bahkan meminta anaknya mengajari untuk menggunakan tablet. Sayangnya anak-anak juga punya banyak kesibukan sekolah atau kuliah, sehingga orang tua perlu berusaha mencari informasi tambahan dari berbagai sumber.

Nggak usah jauh mebicarakan tentang fitur-fitur canggih dulu deh, untuk beli apa dimana juga terkadang bikin bingung. Ketika saya memilih Samsung karena rekomendasi teman atau karena banyak sekali beredar, ya saya hanya berfikir kalau brand ini terpercaya. That’s it. So.. what next..? Saya yang punya pengetahuan lumayan tentang gadget aja masih sering bingung apalagi mereka yang tidak terlalu sering berurusan dengan industri teknologi. Berbagai macam seri handphone terbaru bermunculan. Kita dihadapkan pada kondisi dimana harus memutuskan mana yang paling tepat untuk dimiliki sesuai kebutuhan. Sampai saya menemukan Samsung Experience Store, kebutuhan saya jadi lebih mudah terakomodir.

[alert-note]

Ibu, wanita yang harus maju mengikuti jaman. Sudah saatnya Ibu dan Anak menggunakan teknologi untuk mendekatkan diri. Kita tidak lagi dibatasi oleh jarak dan waktu untuk berkasih sayang dan bersilaturahmi.

[/alert-note]

 

ME & MY SON

Pertama kali melihat video di atas, mbrebes mili.. hiks. Saya tahu sekali bagaimana rasanya menjadi ibu dengan anak laki-laki semata wayang yang beranjak dewasa. Anakku sudah SMA dan sebentar lagi akan kuliah. Tahun ini usianya 17 tahun, sweet seventeen. Mungkin pilihannya juga akan kuliah di luar kota. Dan suatu saat nanti.. mungkin dia terlalu sibuk hanya untuk menjawab telpon bundanya.

Me and My Son

 

Walaupun belum kuliah, sekarang saja anakku yang sangat aktif dan punya seabreg kegiatan ini, jarang sekali punya waktu berkumpul dengan bundanya. Beberapa bulan lalu, dia dengan club motornya ikut dalam pembuatan produksi sebuah sinetron remaja. Tambah sedikit waktunya bersama keluarga.

Motor miliknya dipakai oleh pemain utama sinetron yang langsung menduduki rating pertama. Hasil dari honor yang dia dapatkan dipakai untuk membeli handphone idamannya. Banyak juga pilihan yang dia inginkan. Ada sekitar 5 tipe dari dua brand. Saya ikut menyimak plus minus (versi dia ya hehe.. ) handphone incarannya dari segi merk dan spesifikasi produk. Banding sana banding sini finally jatuh ke Samsung A8. Suatu saat nanti, saya harus memilih sendiri gawai yang tepat untukku pribadi, supaya bisa mengimbangi gadget anakku ini. Dan semoga komunikasi kami tetap lancar.

Mampir di Samsung Experience Store,
Kelapa Gading

Samsung Experience Store Mall Kelapa Gading

 

Kebetulan adik iparku, seorang wanita dengan dua anaknya yang tinggal di London sedang pulang ke Jakarta. Dia mengajak kami sekeluarga makan-makan di Mall Kelapa Gading. Setelahnya, kami mampir di Samsung Experience Store untuk membeli handphone pilihan anakku dengan uangnya sendiri. Terharu sekali saya sebagai seorang ibu, ketika anaknya sudah mulai bisa menghasilkan uang sendiri dan membeli barang yang dia idamkan.

Adik iparku pun sangat tertarik ketika melangkahkan kaki di gerai modern dan elegan ini. Dia ikut membeli handphone Samsung. Karena menurutnya, smartphone yang tersedia di sini lebih beragam dibanding di Eropa.

 

excited dengan Samsung A8 barunya

excited dengan Samsung A8 barunya

Samsung Galaxy A8 Samsung Experience Store


Samsung Experience Store mengerti kebutuhan konsumennya. Kebutuhan tiap personal pasti berbeda-beda. Pria dan Wanita punya karakter berbeda. Seperti pilihan warna, material dan fitur. Wanita di zaman sekarang sebagian besar bekerja dan menjadi wanita karir. Mereka tentu membutuhkan perangkat yang menunjang. Apabila puluhan tahun lalu pengetahuan perangkat elektronik dikuasai oleh Pria, sekarang di masa emansipasi tidak lagi seperti itu. Wanita dan pria sama-sama berjuang untuk perkembangan kemajuan teknologi.

Di berbagai dunia pekerjaan juga dibutuhkan gawai yang sesuai. Seorang agen properti butuh gadget dengan layar cukup lebar yang bisa menampung banyak foto-foto rumah sebagai “jualannya”, foto dengan resolusi cukup bagus. Sedangkan seorang Site Manager butuh smartphone dengan Amoled LCD yang tahan benturan. Anakku ternyata memilih yang baterainya paling tahan lama, audionya mantap untuk dengar musik, layar cukup lebar dan kualitas fotonya ciamik.

Kita mungkin perlu berupaya keras untuk hafal dengan semua keunggulan dari berbagai tipe handphone dan tablet yang luar biasa banyak. Pada beberapa orang mungkin punya waktu untuk berselancar alias googling. Tetapi biasanya hasilnya juga tidak terlalu baik dan akurat, karena banyak situs yang kurang bisa dipercaya dalam memberikan informasi. Satu hal lagi yang menurut saya kurang oke kalau mau beli handset hanya dari informasi internet, yaitu kita nggak tahu pas-kah gadget tersebut dalam genggaman. Intinya sih, kalo nggak di pegang kurang afdol ya 😀

Samsung Experience Store

Saya juga nggak menyarankan deh untuk kita generasi tua ini meraba-raba teknologi, penyakit buta teknologi bisa diobati dengan belajar. Trus siapa yang ngajarin? Belum tentu anak kita punya waktu untuk menjelasakan. Pergi ke toko tradisional kan biasanya pegawai toko hanya punya waktu sedikit untuk menjelaskan. Apalagi disaat ramai pembeli. Kita tidak boleh mencoba dengan membuka kemasan. Kalo asal beli barang bisa jadi malah uang terbuang percuma membeli produk yang tidak kita butuhkan. Nah.. hal ini yang paling saya suka dari Samsung Experience Store yaitu : LIVE DEMO UNIT.

Toko-toko handphone di mall terkemuka sangat banyak, hampir semua menyediakan HP Samsung. Tetapi hampir semua hanya memajang Dummy sebagai display produk. Lah.. apa yg bisa kita dapat hanya dengan dummy? Cara makainya gimana? Fungsi tombol, touch screen de el el.. terus berinovasi. Tombol-tombol konvensional begitu cepat berganti.. pfiuhh *lap keringet. Konsep PREMIER STORE yang diusung Samsung Experience Store ini merupakan angin segar kece badai deh untuk orang tua, wanita, ibu-ibu seusia saya. Sehingga yang didapat itu ‘Experience’-nya juga ya bukan hanya Ponselnya.

Teknologi ada di dunia ini untuk memudahkan dan kenyamanan. Teknologi sebagai sarana yang bisa menunjang aktifitas kita sebagai manusia, makhluk sosial. Anda bisa merasakan kemudahan kenyamanan itu? Bisa, cobalah datang ke Samsung Experience Store, dan rasakan aura teknologi tinggi yang sangat nyaman. Shopping with technology memberi pengalaman yang layak anda rasakan di era globalisasi saat ini.

Shopping With Technology

Shopping with technology

 

Setelah kenyang dengan product knowledge dan anda sudah memutuskan mau beli yang mana, lanjutkan dengan kemudahan transaksi belanja. Cara pembayaran yang begitu mudah. Mesin EDC dapat dibawa ke meja tanpa kita harus bolak-balik ke kasir. Hmm.. saya suka sekali dengan kemudahan ini. Mau coba? Yuk kita ke Samsung Experience Store terdekat dan dapatkan seluruh informasi yang kita butuhkan dengan balutan teknologi tinggi. Membeli teknologi harus dengan aura kenyamanan berteknologi. Shopping with Technology.

[divider]

13 Comments

Add a Comment