Perjalanan ke Surabaya, Sakit dan Anugerah

Dapat rezeki hadiah tiket gratis itu senangnya.. apalagi ditambah bisa memilih destinasi. Hadiah ini aku dapat dari acara HUT Asia Wisata yang disponsori oleh Sriwijaya air, 10 Oktober lalu. Keberuntungan ganda bisa kubilang, cuz.. kebetulan banget ada seminar yang harus dihadiri di Surabaya pada pertengahan Oktober. Tanpa pikir panjang aku mengambil hadiah tiket gratis Sriwijaya air untuk tujuan Surabaya ketika diumumkan sebagai pemenang live tweet.

Perjalanan ke Surabaya, Sakit dan Anugerah

Memilih Destinasi Tiket Pesawat Gratis dari Sriwijaya Air

Sebetulnya sudah ada sedikit ragu untuk datang ke seminar plus training di Surabaya 17-18 November 2015, karena pergelangan tangan yang sakit dan tiket pesawat yang tidak dicover oleh panitia acara seminar. Tetapi ternyata jalan semakin dibukakan dengan hadirnya keberuntungan dapat grandprize tiket gratis dari Sriwijaya air di acara HUT 5 Asia Wisata. Semangat kembali menyala walau tangan kanan membengkak. Kuputuskan untuk tetap berangkat melakukan perjalanan ke Surabaya, sakit dan anugerah itu datang bersama.

Usut punya usut, nyeri dan bengkak dipergelangan tangan kananku ini akibat posisi tangan yang salah ketika bekerja depan laptop untuk waktu yang cukup lama. Karena pekerjaan utama menulis dan online, posisi jari tangan ketika mengetik dan memegang mouse kelamaan menyebabkan suatu penyakit yang biasa disebut carpal tunnel syndrome. Padahal diseminar nanti aku harus bekerja dengan keyboard laptop juga, so.. aku harus sangat mengurangi kegiatan mengetik dan update status di socmed. Melipir sejenak dari dunia maya.. hiks.

Walaupun sudah diolesi obat cream, nyeri masih sesekali terasa. Terpaksa aku istirahat dari banyak kegiatan, menghemat gerakan tangan demi tetap bisa berangkat ke surabaya. Ya, karena rencanaku bukan hanya seminar saja, tetapi kangen kota Surabaya dengan segala kuliner asyiknya. Sudah lama tidak menyambangi kota ini.

Penukaran voucher hadiah di bagian ticketing Sriwijaya Air juga berjalan sangat mudah dan Sriwijaya Airlancar.  Lokasi sales office Sriwijaya air ada di dekat rumah, di ruko Niaga Bekasi. Tanpa mengantri panjang, mbak CS yang cantik langsung mencarikan jadwal keberangkatan sesuai dengan schedule seminarku. Aku tambah satu hari setelah seminar untuk jadwal kepulanganku supaya sempat city tour keliling Surabaya.

Hut 5 Asia WisataSeminar plus training dua hari yang diselenggarakan di Santika Jemursari terlewati dengan baik. Untunglah kondisi tanganku mau diajak kompromi. Sekarang saatnya berwisata di kota yang banyak kenangan ini. Beberapa tahun lalu aku sering bolak-balik Surabaya-Jakarta. Bahkan aku pernah tinggal selama sebulan di kota Pahlawan ini. Kangen banget sama sate Klopo Ondomohen Bu Asih yang cuma ada di Surabaya. Ya, sate yang rasanya khas dengan bumbu yang tidak pernah kutemui di kota lain, bisa aku nikmati lagi berkat Asia Wisata.

Perjalanan tour keliling Surabaya dimulai dengan mengunjungi Landmark kota surabaya. Lucunya, berkali-kali ke kota ini, hanya melewati saja patung Hiu dan Buaya tanpa sempat mampir. Sekarang untuk pertama kalinya kami sekeluarga berfoto di depan air mancur yang muncrat dengan meriahnya di sebelah patung Sura dan Baya. Konon katanya Sura berarti ikan Hiu dan Baya berarti Buaya. Lampu-lampu bersinar indah menerangi patung tersebut di malam hari.

Surabaya Landmark

Perjalanan kami lanjutkan menuju jembatan Suramadu yang menghubungkan kota Surabaya dengan pulau Madura. Sayangnya malam itu lampu sepanjang jembatan agak redup sehingga kurang bagus untuk membidikan kamera. Tetapi sensasi melintasi jembatan diatas laut cukup menegangkan.

Setelah beberapa saat di pulau Madura kami kembali ke Surabaya dan menikmati makan malam Sate Klopo Ondomohen. Sate ini sungguh nikmat dan selalu ngangenin. Bumbunya tiada duanya dan tidak mainstream haha.. pokoknya kalo ke Surabaya wajib mencicipi sate ini selain nasi bebek yang terkenal dan mudah ditemukan di tiap sudut kota. Sate Klopo Ondomohen sudah sering menerima penghargaan dari berbagai institusi dan berbagai event.

Sate Klopo Ondomohen Surabaya

Terakhir kesini, Bu Asih masih mengipasi sate sendiri, sekarang beliau sudah dibantu beberapa asisten.

Sebelum kembali ke Jakarta, kami mampir membeli oleh-oleh khas Surabaya. Apalagi kalau bukan Bandeng Asap, sambal bu Rudy yang kondang dan Kerupuk Udang Sidoarjo. Rasanya ingin bisa menambah beberapa hari menikmati wiskul di kota hiu buaya ini tetapi pekerjaan di Jakarta telah memanggil. Terima kasih Asia Wisata yang telah memberi kesempatan jalan-jalan dan terima kasih Sriwijaya Air yang telah menerbangkanku pulang pergi dengan gratis. Semoga nanti dapat kesempatan jalan-jalan lagi ke Surabaya kota kenangan.

 

3 Comments

Add a Comment