Mengenal Ciri Khas Candi Budha

Candi Budha biasanya dipergunakan untuk melakukan pemujaan terhadap dewa dewi yang dipercaya oleh umat Budha. Di Indonesia sendiri cukup banyak tersebar di seluruh wilayah. Tentunya seiring dengan berkembangnya ajaran Budha di Indonesia. Ajaran yang sedikit banyak mempengaruhi budaya maupun adat nenek moyang kita. Untuk mengenalinya ada beberapa ciri khas yang memudahkan Anda untuk mengetahui apakah candi tersebut masuk ke dalam candi umat Budha atau bukan.

 

Puncak Candi Budha berbentuk Stupa

Puncak Candi Borobudur berbentuk Stupa

Contoh yang paling mudah dan paling terkenal adalah Candi Borobudur yang terletak di Magelang. Stupa ini bentuknya seperti lonceng yang tertutup. Biasanya di dalamnya terdapat Archa Budha yang melambangkan tingkatan spiritual yang sudah terbebas dari nafsu duniawi. Pada tingkatan yang paling atas melambangkan level tertinggi yaitu Umat Budha yang sudah mencapai nirwana.

 

Terdapat Arca Budha

    Arca Dyani Buddha, Candi Borobudur

Arca Dyani Buddha, Candi Borobudur

Arca Budha yang ada pada Candi Budha meliputi 2 golongan. Golongan tersebut yaitu Golongan Dyani Buddha yang contohnya dapat Anda lihat di Candi Borobudur, sedangkan Dyani Bodhisatwa dapat Anda lihat pada Candi Mendut. Tiap golongana tersebut terdapat beberapa jenis yang disesuaikan dengan tugas dan kerakteristik setiap Dyani. Itulah sebabnya bentuknya juga berbeda satu sama lain.

Arca Dyani Bodhisatwa

“Buddha Mendut” by Gunawan Kartapranata – Karya sendiri. Licensed under CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons

sumber foto: wikimedia commons

Relief Cerita Tentang Ajaran Budha

Relief yang terdapat pada dinding candi berisi rangkaian kisah-kisah yang terdapat pada ajaran Budha yaitu kisah Lelitavistara, Jataka/Avadana, dan Gandawyuha. Ketiga kisah ini yang seringkali menjadi relief dari candi-candi Budha. Kisah yang tidak hanya berbentuk relief yang indah dan bermakna tapi juga syarat akan ajaran Budha.

Relief Candi Borobudur

Bentuk Bangunan Bertingkat

borobudur-2005-2-1561409-1600x1200

Candi Budha yang terdapat di Indonesia bentuknya bertingkat. Biasanya terdapat 3 tingkatan mulai dari Kamadhatu di tingkat dasar. Selanjutnya Rupadhatu pada bagian tengah yang menjadi simbol kehidupan duniawi manusia yang lebih mementingkan nafsu. Tingkatan tertinggi yaitu Arupadhatu yang menjadi simbol umat Budha yang sudah mencapai Nirwana.

Untuk mengenali ciri-ciri Candi Budha ini tersebut Anda bisa mengunjungi beberapa diantaranya yang cukup terkenal di Indonesia. Selain Borobudur Anda bisa kunjungi Candi Mendut, Candi Ngawen, Candi Lumbung, Candi Muara Takus, Candi Sumberawan, Candi Brahu, Candi Sewu, Candi Banyunibo, dan Candi Batu Jaya. Berwisata sejarah menjelajah Candi-Candi Budha di Indonesia tentu akan menjadi pengalaman yang mengesankan.

Add a Comment