M2M – Teknologi Pengganti Manusia?

M2M – TEKNOLOGI TERKINI PENGGANTI MANUSIA

Pertumbuhan UKM maupun perusahan berskala besar di Indonesia sebetulnya cukup pesat. Namun kalau kita bandingkan dengan negara tetangga, masih jauh persentasenya. Dari rasio yang diharapkan sebesar 2% populasi usia produktif, Indonesia baru mencapai 0,43%. Bandingkan dengan Singapura, saat ini rasio UKM disana sudah mencapai angka 7%.

Apa yang menjadi kendala?. Diantaranya adalah Terbatasnya akses pasar. Kurangnya informasi yang berhubungan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, menyebabkan sarana dan prasarana tidak cepat berkembang. Permasalahan yang juga menonjol adalah persoalan SDM. Suatu perusahan membutuhkan banyak sekali pekerja untuk menyelesaikan proses produksi. Semua mesin masih dikendalikan oleh manusia. Sehingga UKM dengan permodalan terbatas akan sulit membiayai ongkos pekerja. Lalu bagaimana pelaku usaha akan bersaing saat ini dan dimasa mendatang? Dimana Indonesia telah memasuki era pasar Global, dan telah menjadi bagian dari Asean Economic Community 2015 atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

M2M – TEKNOLOGI TERKINI PENGGANTI MANUSIA

Tidak bisa dielakkan lagi jika diperlukan suatu teknologi yang dapat mendukung berkembangnya sektor usaha dan perdagangan. Praktisnya adalah bagaimana teknologi dapat mudah menjangkau jarak terjauh sekalipun menggunakan sinyal telepon genggam bahkan satelit. Lalu menciptakan efisiensi di semua bidang pekerjaan. Teknologi terkini yang bisa menjawab serta menunjang semua itu adalah M2M. Apa itu M2M? Kalau anda pernah mendengar mengenai IoT (Internet on Thing) anda akan segera memahami teknologi ini. Suatu teknologi teranyar yang merupakan bagian dari IoT adalah M2M atau Machine to Machine.

Sudah saatnya lebih banyak pelaku usaha dibandingkan buruh pekerja di Indonesia. Dan itu bukanlah sekadar mimpi. Sehingga perekonomian di Indonesia dapat berkembang sangat maju. Kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat meningkat.

M2M merupakan Komunikasi antar Mesin. Bukan hanya Manusia saja yang bisa berkomunikasi, mulai saat ini telah dikembangkan komunikasi antar mesin dimanapun berada. Komunikasi dimungkinkan dengan menggunakan perangkat cerdas tertanam dalam mesin yang menangkap data dan mentransmisikan tanpa kabel. Terpikirkah anda mengenai teknologi yang mampu melakukan penghematan dibanyak bidang? Teknologi yang memberi solusi untuk Automotive, Finance & Utilities.

Pengurangan Biaya Operasional Kendaraan

Anda dapat melacak, memantau dan mengendalikan semua aset bergerak secara real time melalui komputer desktop di perusahaan. Anda tidak perlu menelpon sopir Anda hanya karena ingin tahu posisi/lokasi. Karena dapat mengganggu dan membuang-buang waktu. Anda dapat menganalisis perilaku pengemudi, kondisi mesin kendaraan, mengetahui biaya operasional untuk mobilisasi perusahaan, yang akan membawa nilai lebih bagi perusahaan.

Pengurangan Biaya Listrik dan Biaya Operasional Lainnya

Coba bayangkan tentang otomatisasi pencahayaan dan peralatan, perangkat keamanan dan pengawasan konsumsi energi. Juga tentang teknologi yang secara akurat dapat mengukur dan mengirimkan data konsumsi listrik, lalu memberi informasi kepada pelanggan tentang bagaimana mereka menggunakan energi dan memungkinkan untuk mengurangi penggunaannya. Sehingga dapat diupayakan pula kegiatan usaha yang ramah lingkungan.

Pengurangan Biaya Tenaga Kerja

M2M memberikan sebuah solusi cerdas yang terintegrasi dengan Sistem Integrator (SI). Dengan satu control center saja anda dapat mengendalikan proses kegiatan usaha anda. Lupakan satu manusia menangani satu mesin yang artinya penghematan biaya tenaga kerja yang sangat besar. Tidak diperlukan lagi teknisi yang turun mengecek fisik mesin, perbaikan apa yang dibutuhkan,dll. Tidak dibutuhkan lagi pengecekan manual untuk

persediaan barang dimanapun, stock opname di gudang, dsb. Serta masih banyak lagi yang dapat diselesaikan dengan M2M. Semuanya memudahkan anda dalam proses Monitoring & Controlling.

M2M Telkomsel

Add a Comment