Fungsi Candi di Seluruh Nusantara

Fungsi candi bermacam-macam baik yang sesuai dengan tujuan ketika pertama kali didirikan atau berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Begitupun dengan candi-candi yang berada di seluruh wilayah Indonesia. Secara umum ada beberapa fungsi didirikannya candi.

Tempat Pemujaan

Candi digunakan untuk memuja dewa dewi yang dipercaya oleh umat Budha atau Hindu. Biasanya candi-candi ini dijadikan tempat tinggal para pemuka agama untuk bersemedi atau untuk bermukim dalam menjalankan ajaran agamanya. Salah satu contohnya yaitu candi Plaosan dan Candi Sari.

Sebagai Candi Pendharmaan

Candi dibuat khusus sebagai cara untuk memuliakan arwah raja atau seseorang tokoh penting. Pada perkembangannya candi ini menjadi candi pemujaan karena arwah yang telah meninggal dipercaya bersatu dengan dewa perwujudannya. Contohnya yaitu Candi Simping yang berada di Blitar yang merupakan tempat didharmakannya Raden Wijaya sebagai Dewa Harihara.

Sebagai Candi Pertapaan

Situsnya biasanya ditemukan di tempat bermukim masyarakat. Lokasi yang dipilih untuk pembuatan candi yaitu di lereng-lereng gunung. Sesuai dengan fungsi candi tersebut yaitu untuk bertapa. Baik untuk mendapatkan ketenangan, petunjuk, dll. Contohnya yaitu Candi Gedong Songo di Bandungan, Kabupaten Semarang, candi dieng, dll.

Sebagai Pusat Pengajaran Agama

Disebut juga sebagai Candi Stupa untuk menyimpan relik Budha mulai dari abu jenazah, potongan kuku, rambut, dlll yang dipercaya sebagai miliki Sidharta Gautama, para biksu terkemuka atau anggota kerajaan Budha. Hasilnya candi-candi ini dibuat sebagai tempat jiarah umat Budha atau untuk melakukan ritual yang berkaitan dengan hari raya umat Budha. Contohnya candi Borobudur, Candi Muara Takus, dll.

Sebagai Gapura

Jika melihat dari pengetahuan pembuatan candi untuk yang pertama kali, yaitu sesuai dengan kita-kitab orang India maka bentuk bangunannya tiada lain adalah gapura. Bentuk gerbang sebelum masuk ke bangunan inti dari suatu kawasan. Salah satunya yaitu Candi Boko, candi Plumbangan, dll.

Sebagai Pemandian

Candi-candi ini biasanya dibuat khusus untuk pengairan. Itulah sebabnya lokasi candi berada di tengah kolam atau berdekatan dengan sumber air. Candi-candi tersebut diantaranya Candi Tikus, Jalatunda, dll.
Itulah beberapa fungsi candi yang tersebar di seluruh Indonesia. Beberapa diantaranya kini dijadikan obejek wisata sejarah. Menjadi kajian ilmu pengetahuan baik mengenai penyebaran Agama Hindu dan Budha juga kerajaan-kerajaan Hindu dan Budha di Indonesia.*** (IEN)

Add a Comment