Candi Gunung Sari yang Terlupakan

Candi Gunung Sari

Satu lagi candi peninggalan umat Hindu yaitu Candi Gunung Sari. Lokasinya di Puncak Gunung Sari di Dusun Gulon. Masuk Wilayah Kecamatan Salam, Kab.Magelang. Walaupun candi ini sudah tak berbentuk lagi karena terlalu banyak bagian candi yang hilang namun Anda akan disuguhi panorama yang luar biasa Indah di sekitar lokasi. Anda bisa melihat kota Magelang dari sini lengkap dengan keasrian suasana di sekitarnya. Itulah sebabnya candi ini juga termasuk sebagai salah satu tujuan Wisata Yogyakarta-Magelang.

Ketika masuk ke kawasan Candi Gunung Sari ini Anda seolah dibawa ke masa lalu. Masa-masa di mana suatu peradaban berjalan saat itu. Dengan banyak arca berbentuk bulat memanjang. Dengan relief-relief yang dibuat sedemikan rupa sehingga memperlihatkan bahwa pada zaman tersebut mereka sudah peka terhadap keindahan melalui sebuah ukiran atau bentuk bangunan. Walaupun memang bentuknya sudah tak sempurna lagi. Ada yang pecah, retak, dipenuhi debu tebal atau bahkan tanah kering yang menempel, dll.

Reruntuhan Candi Gunung Sari

Reruntuhan candi terlihat menumpuk di sana sini. Di beberapa sudut teronggok menumpuk bebatuan atau pecahan-pecahan Arca atau Batu berelief. Para pemugar nampaknya mengalami kesulitan untuk merekontruksi Candi Gunung Sari ini karena terlalu banyak bagian yang hilang. Ada berapa yang masih bisa kita lihat walaupun tidak sempurna. Salah satunya yaitu sebentuk bagian dalam candi yang berbentuk batu berundak dengan bagian tengahnya berlubang membentuk sebuah kotak. Ini adalah Yoni yang merupakan simbol kesuburan, terutama bagi para penganut Dewa Siwa. Biasanya berpasangan dengan Lingga namun tidak ditemukan.

Selain itu di lokasi sekitar candi yang berada di area seluas 1500m² ini juga terdapat banyak patung-patung berbentuk seperti kapsul yang memanjang dan tinggi yang kebanyakan sudah tidak sempurna lagi. Namun masih terlihat relief-relief yang berada pada bagia bawah atau atasnya. Memperlihatkan bahwa sesungguhnya Candi ini dulunya memiliki bentuk yang sangat menarik dan unik. Sayangnya hingga saat ini proses rekontruksi dan pemugaran masih belum bisa dilakukan dengan maksimal. Hingga akhirnya reruntuhan Candi Gunung Sari ini dibiarkan tergeletak di sana sini begitu saja.

Rute Perjalanan ke Candi Gunung Sari

Jika Anda menggunakan kendaraan umum Anda bisa menggunakan bis dan berhenti di Jl.Raya Yogya-Magelang Km 24. Namanya Dusun Gulon. Dari sini Anda bisa mengikuti petunjuk untuk menuju Candi Gunung Sari. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi Anda bisa melanjutkan berkendara hingga kaki bukit Gunung Sari. Dari sini Anda berjalan kaki hingga ke puncak tempat Candi ini berada. Perjalanan ini memakan waktu lebih dari 10 menit. Tentunya dengan beberapa kali istirahat karena medan yang mengharuskan Anda untuk terus menapaki tangga demi tangga untuk sampai ke atas bukit. Setelah sampai di pemakaman penduduk setempat bahkan Anda harus melewati jalan setapak untuk sampai di atas bukit.

Jika Anda beruntung, Anda akan ditemui sekawanan monyet liar yang bergelantungan dari pohon ke pohon. Menambah semarak perjalanan Anda. Itulah sebabnya jika Anda seorang penakut hendaknya tidak ke lokasi ini sendirian. Karena di atas bukit tidak ada seorangpun yang menjaga. Seperti dibiarkan begitu saja layaknya sebuah reruntuhan di puncak bukit. Itulah sebabnya Candi Gunung Sari ini termasuk candi yang sepi pengunjung dibandingkan candi lain yang berada di Magelang atau Yogyakarta. Selain karena baru ditemukan tahun 199, juga karena proses rekontruksi belum berjalan optimal.

Sejarah Penemuan Candi Gunung Sari

Konon, Candi Gunung Sari ini ditemukan secara tidak sengaja di tahun 1998 saat salah satu stasiun televisi sedang mencari lokasi untuk pemancar di area tersebut. Setelah ditemukan merekapun menggali lokasi untuk dijadikan lokasi pemancar. Ternyata penggalian tersebut justru menjadi awal ditemukannya batu-batuan andesit yang berbentuk balok atau bentuk lainnya. Ada yang polos adapula yang masih terlihat berukir. Penggalianpu segera dihentikan dan lokasi ini dilaporkan pada petugas BP3 Jawa Tengah.

Barulah dilakukan penelitian dan penggalian dengan cakupan area yang lebih luas selain calon lokasi menara yang tidak jadi dibangun. Hingga ditemukan batu-batuan lain termasuk Arca, patung dan berbagai relief di area ini. Lalu dicoba untuk disusun sedemikan rupa berdasarkan penemuan batu-batu tersebut. Hingga susunannya seperti yang dapat kita lihat sekarang ini. Masih berupa tumpukan-tumpukan yang bentuknya masih jauh dari sempurna. Banyak bagian yang hilang hingga sulit untuk dilakukan rekontruksi.

Sejarah Candi Gunung Sari

Karena penelitian masih belum usai hingga saat ini maka belum banyak karya tulis ilmiah mengenai Candi Gunung Sari ini. Itulah sebabnya yang kita ketahui hanya sebatas candi yang diperkirakan merupakan peninggalan umat Hindu. Ada beberapa lokasi yang memiliki kemiripan nama dengan Candi Gunung Sari ini. Dua diantaranya adalah Candi Sari yang berada di Kalasan dan Pura Gunung Sari yang berada di Bali. Namun keduanya tidak ada kaitan sama sekali dengan Candi Gunung Sari ini.

Semoga pemerintah dan para ahli sejarah tidak putus asa untuk meneliti kembali Candi Gunung Sari ini. Harapannya tentu agar anak cucu kita nanti bisa melihat bagaimana bentuk dan sejarah dari salah satu Candi Hindu yang berada di atas bukit ini. Bukit yang luas dengan panorama yang indah serta udara yang masih bersih dan segar. Semoga sejarah masa lalu dapat terungkap di sini dan menjadi bagian dari sejarah kehidupan kita masa kini dan masa yang akan datang.****

2 Comments

Add a Comment